Mau Dapat Bantuan Subsidi Gaji? Cek Syaratnya Disini

Bantuan Subsidi Upah

Kabar gembira untuk para pekerja dan buruh, bahwa bantuan subsidi gaji atau Bantuan Subsidi Upah (BSU) akan kembali digulirkan oleh pemerintah, khusus hanya untuk para pekerja dengan gaji dibawah Rp 3,5 juta per bulan.

Dengan adanya subsidi gaji ini memang sangat membantu para pekerja di masa pandemi. Meskipun saat ini kasus Covid-19 sudah mengalami penurunan secara signifikan, namun dampak terhadap ekonomi masyarakat masih terasa.

Belum lagi ditambah situasi geopolitik global akibat ketegangan Rusia dan Ukraina, hal ini memicu meningkatnya inflasi dan kenaikan harga komoditas global, sehingga berdampak pada daya beli masyarakat dan kondisi ketenagakerjaan.

Maka dari itu, pemerintah kembali menggulirkan bantuan subsidi upah. Dengan tujuan untuk melindungi dan mempertahankan kemampuan ekonomi pekerja atau buruh, serta meningkatkan daya beli masyarakat untuk mengungkit pertumbuhan ekonomi.

Besaran Penerima BSU

Adapun besaran bantuan subsidi upah untuk pekerja dan buruh di tahun 2022 sebesar Rp 1 juta per orang, akan ada total 8,8 juta penerima yang mendapatkan BSU sehingga pemerintah akan menyiapkan dana sebesar Rp 8,8 Triliun.

Penerima subsidi upah merupakan pekerja atau buruh dengan gaji dibawah Rp 3,5 juta per bulan. Jika di suatu daerah upah minimumnya lebih dari Rp 3,5 juta, maka menggunakan batasan upah minimum yang berlaku.

Selain itu, penerima subsidi upah juga merupakan peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan, hal ini karena pemerintah ingin program bantuan sosial ini akurat, cepat dan tepat sasaran sehingga bisa dipertanggungjawabkan.

Tidak hanya itu saja, ada sejumlah syarat-syarat lainnya agar bisa mendapatkan bantuan subsidi upah. Apa saja? Untuk mengetahui informasi lengkapnya, simak penjelasan dibawah ini!

Bantuan Subsidi Upah

Syarat Penerima BSU 2022

Untuk mendapatkan bantuan subsidi upah tahun 2022, syarat utama pekerja dan buruh harus memiliki gaji kurang dari Rp 3,5 juta per bulan dan aktif sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.. Adapun persyaratan selengkapnya sebagai berikut: 

  1. Warga Negara Indonesia yang dibuktikan dengan kepemilikan NIK
  2. Peserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan
  3. Mempunyai Gaji/Upah paling banyak sebesar Rp 3,5 juta. Besaran ini mengacu pada ketentuan yang ditetapkan pemerintah pada 2021
  4. Pekerja/Buruh bekerja di wilayah dengan upah minimum provinsi atau kabupaten/kota lebih besar dari Rp 3.500.000 maka persyaratan Gaji/Upah tersebut menjadi paling banyak sebesar upah minimum kabupaten/kota dibulatkan ke atas hingga ratus ribuan penuh.
  5. Bekerja di wilayah PPKM Level 3 dan Level 4 yang ditetapkan pemerintah
  6. Diutamakan yang bekerja pada sektor industri barang konsumsi, transportasi, aneka industri, properti dan real estate, perdagangan & jasa kecuali Pendidikan dan Kesehatan (sesuai klasifikasi data sektoral BPJSTK)

Setelah mengetahui syarat dan ketentuannya, selanjutnya kamu tinggal menunggu pengumuman program bantuan subsidi upah ini dikeluarkan dan disalurkan kepada penerima. Apakah kamu termasuk sebagai penerima manfaat program ini?

Jika kamu merasa sudah memenuhi syarat seperti yang disebutkan diatas, maka bisa mengecek penerimaan BSU melalui halaman website resmi kemnaker.go.id.

Dengan adanya program bantuan sosial khusus pekerja dan buruh ini sebagai upaya untuk memulihkan ekonomi nasional, meningkatkan daya beli masyarakat, melindungi dan mempertahankan ekonomi para pekerja maupun buruh.

Demikian informasi terkait dengan program bantuan subsidi upah yang akan kembali diberikan pemerintah kepada para pekerja dan buruh yang memenuhi syarat. Semoga informasinya bermanfaat dan nantikan info menarik lainnya.