Strategi Jokowi Jaga Stabilitas Ekonomi


Bukan hanya Indonesia, hantaman krisis ekonomi turut dirasakan hampir di seluruh negara di belahan dunia. Sejak akhir tahun 2020 Indonesia dihadapi dengan musibah besar, yaitu dengan mulai datangnya virus Covid-19 ke Indonesia.  Namun, sebenarnya hal tersebut mulai dirasakan sejak akhir tahun 2019. Banyak hal yang harus dikorbankan selama hantaman pandemic Covid-19 ini. Salah satunya adalah, penurunan pendapatan dari beberapa sektor bagi negara. Berkurangnya pendapatan negara ini menjadikan kondisi ekonomi negara dalam kondisi yang tidak stabil. Hampir seluruh sektor dapat dilumpuhkan.

Tanpa usaha dan kerja keras dalam menghadapi krisis ekonomi tersebut, pasti akan membuat negeri ini cukup kacau. Segala bentuk kebutuhan hidup manusia mulai dari sandang, pangan, terlebih untuk kebutuhan kesehatan sangat dibutuhkan. Oleh karena itu, peran pemimpin negara seperti Presiden melalui kebijakannya sangat diandalkan.

Strategi Jokowi untuk Stabilitas Ekonomi

Berbagai kebijakan dilayangkan sebagai upaya pemulihan dan menciptakan kembali stabilitas ekonomi negara ini. Melalui presiden Joko Widodo kebijakan strategis ekonomi ini menjadi titik tumpuan untuk mendorong percepatan kebangkitan ekonomi.

Bersama dengan kebijakan pemerintah yang ada, keberhasilan Indonesia untuk bangkit dari keterpurukan ini, membuktikan juga kepada dunia bahwa bangsa ini telah berhasil menghadapi ancaman krisi ekonomi global. Untuk mengetahui Langkah apa saja yang telah dilakukan pemerintah, melalui kebijakan Presiden Jokowi simak pembahasannya di bawah ini.

1.  Digitalisasi UMKM

UKM yang saat ini digalakkan melalui berbagai macam event dengan kolaborasi dengan berbagai unsur stakeholder atau pemangku kepentingan. UMKM saat ini dituntut untuk ikut melek teknologi supaya lebih berdaya saing dan dapat dibawa ke dunia usaha global. Melalui program digitalisasi UMKM pemerintah mengharapkan ekonomi dapat terbantu untuk berada dalam posisi yang stabil.

2.  Pengembangan Ekonomi Hijau

Seiring perkembangan teknologi yang ada saat ini tentunya memperlihatkan dua sisi yang berbeda yaitu, positif dan negative. Selang berkembang secara bersamaan, namun pada kenyataannya, masih terasa dominan dampak negatifnya. Oleh karena itu, dalam upaya pengendalian dampak negatif yang ada Jokowi juga berupaya untuk memberikan perhatian khusus untuk menciptakan lingkungan ekonomi hijau atau ramah lingkungan. Tertuang dalam RPJMN 2020-2024 terdapat 3 program prioritas yang dirancang oleh pemerintah, yaitu Peningkatan Kualitas Lingkungan, Peningkatan Ketahanan Bencana dan Perubahan Iklim, serta Pembangunan Rendah Karbon.

3.  Pengendalian Covid-19 dengan mengutamakan Sektor Kesehatan

Banyak strategi yang dilakukan Presiden Jokowi dalam menghadapi krisis global di tengah hantaman Pandemic Covid-19. Peningkatan mutu dengan mengutamakan aspek kesehatan membuat banyak peluang dan evaluasi perbaikan untuk berbagai sektor usaha. Seiring peningkatan kualitas kesehatan, hal ini akan meningkatkan nilai daya daya saing produk semakin tinggi. Melalui strategi yang dimiliki oleh pemerintah dapat memanfaatkan kondisi ini dengan baik sebagai peluang kebangkitan ekonomi negara. Bukan hanya pemerintah yang diuntungkan, namun tentunya ini turut dirasakan oleh seluruh masyarakat luas sebagai wujud keadilan dan menciptakan kesejahteraan bersama.

4.  Peningkatan SDM

Peningkatan mutu SDM bangsa Indonesia melalui berbagai program dan konsentrasi khusus yang diberikan pemerintah melalui kementerian terkait untuk memberikan pelatihan, pembinaan, dan pendampingan kepada masyarakat. Salah satu contohnya adalah dalam sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, pemerintah saat ini sangat concern memperhatikan dan banyak melibatkan pelaku usaha kecil dalam setiap event, yang tentu sebelumnya mereka telah mendapatkan pelatihan, pendampingan, dan sertifikasi profesi khusus diberikan pemerintah. Hal itu guna menambah kualitas tenaga kerja yang profesional untuk industri usaha. Dengan adanya peningkatan mutu SDM ini akan membantu mencapai kestabilan ekonomi bangsa, ditengah krisis yang dihadapi. 

5.  Peningkatan Infrastruktur

Era Jokowi menuju hampir 1 dekade atau dalam 2x masa jabatannya dikenal dengan cabinet yang semangat dalam melakukan pembangunan besar-besaran terutama dalam proyek perbaikan dan peningkatan infrastruktur di berbagai daerah. Banyak jalan tol baru yang telah resmi beroperasi, pembukaan bandara, dan lain sebagainya. Dalam strategi pemulihan ekonomi hal ini menjadi salah satu jalan terbaiknya untuk menciptakan stabilitas ekonomi yang mapan di masa yang akan datang.

Dengan Adanya peningkatan mutu infrastruktur yang dibangun oleh negara akan mempermudah segala sektor dalam bekerja. Akses atau jangkauan akan semakin dimudahkan, selain itu era Jokowi ini telah berupaya menjangkau daerah pelosok yang jarang dijamah oleh masyarakat banyak yang membuat daerah tersebut ikut mendapat perhatian. Sehingga, berpengaruh pada aktivitas ekonomi yang berjalan di daerah-daerah yang saling terkoneksi oleh akses infrastruktur yang semakin baik.

Berdasarkan upaya strategis yang dilakukan oleh pemerintah tersebut, selaku warga negara Indonesia yang baik senantiasa mendukung dan ikut berusaha membantu memulihkan ekonomi negara dengan bersikap bijak, kreatif, dan memberikan inovasi terhadap sektor usaha.

Dengan adanya kebijakan-kebijakan strategis tersebut, Indonesia dipastikan dapat pulih segera pasca serangan virus Covid-19 ini. Semarakkan tagline “Recover Together, Recover Stronger” atau “Pulih Bersama, Bangkit Perkasa” untuk kebangkitan kita semua!